Tuesday, April 26, 2011

Aku Menangis Sebab ...

Assalamu'alaikum wm wbr.


Suatu hari, seorang tokoh sufi besar, Ibrahim bin Adham, cuba untuk memasuki sebuah tempat mandi umum. Penjaganya meminta duit bayaran masuk. Ibrahim menggeleng dan mengaku bahwa ia tidak mempunyai wang.
Penjaga tersebut lalu berkata, “Jika engkau tidak mempunyai duit, engkau tak boleh masuk.”
Ibrahim seketika menjerit dan tersungkur ke atas tanah. Dari mulutnya terdengar ratapan-ratapan kesedihan. Orang ramai yang melalui tempat itu berhenti dan berusaha menghiburnya. Seseorang bahkan menawarinya wang agar ia dapat masuk ke tempat pemandian.
Ibrahim menjawab, “Aku menangis bukan karena tidak dibenarkan masuk ke tempat pemandian ini. Ketika si penjaga meminta duit untuk membayar caj masuk, aku langsung teringat pada sesuatu yang membuatku menangis. Jika aku tidak diizinkan masuk ke pemandian dunia ini kecuali jika aku membayar tiket masuknya, harapan apa yang boleh kumiliki agar diizinkan memasuki surga? Apa yang akan terjadi padaku jika mereka menuntut: Amal soleh apa yang telah kau bawa? Apa yang telah kau kerjakan yang cukup berharga untuk boleh dimasukkan ke surga? Sama ketika aku diusir dari tempat pemandian sebab tidak mampu membayar, aku tentu tidak akan dinenarkan memasuki surga jika aku tidak mempunyai amal soleh apa pun. Itulah sebabnya aku menangis dan meratap.”
Dan orang-orang di sekitarnya yang mendengar ucapan itu langsung terjatuh dan menangis bersama Ibrahim.

Sunday, April 17, 2011

Kelahiranmu Sememangnya Dinantikan!

Assalamu'alaikum wm wbr.
.
Segala pujian dipanjatkan kepada Allah SWT, Tuhan sekelian alam. Selawat dan salam ditujukan kepada Nabi junjungan, Muhammad S.A.W.
.
Alhamdulillah, saat yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul setelah empat tahun kami menantikan kehadiran cucu sulung lelaki kami. Sebelum ini Allah SWT mengurniakan dua orang cucu perempuan yang comel yang menjadi penyeri dan penghibur kami sekeluarga melalui anak kedua kami. Sesungguhnya kelahiran Adam Mukhlis sememangnya didambakan.

Ku panjatkan doa di Raudah mohon rahmat dan barakah
Ku ketuk pintu kaabah mohon limpah kurnia Allah
Tanpa ku sedari air jernih membasahi pipi
Pancuran emas, multazam, makam Ibrahim, dan setiap penjuru kaabah
Turut menjadi saksi betapa kelahiranmu sangat didambakan
..
Adam Mukhlis!
Kelahiranmu ibarat kain putih
Suci bersih dari noda dan dosa
Memancar sinar dan menceriakan kehidupan
Semoga engkau berpegang teguh kepada tali iman
Jadikan taqwa sebagai senjata melawan hasutan syaitan
Jadikan Rasulullah sebagai pemimpin teladan.
.
Syukur kepada Ilahi pada tanggal 5 April 2011, Allah SWT memperkenankan doa kami sekeluarga. Adam Mukhlis selamat lahir sebagai penambah seri dalam keluarga kami. Alhamdulillah! Syukur ke atas kurnia-Mu Ya Allah!